Bahan :
Buah belimbing, gula pasir, putih telur, air bersih.
Peralatan :
Ember, bak pencuci botol kemasan, jam, gelas ukur, timbangan, panci, mangkok kocokan, blender, pisau, talenan, pengaduk kayu, sendok, kain, penyaring, kompor, botol, tutup botol, karet perapat, plastik segel, dandang, corong, alat pemasang tutup botol.
Pengolahan :
1. Buah belimbing yang telah masak dicuci dengan menggunakan air bersih, kemudian dihancurkan dengan menggunakan blender.
2. Bubur buah belimbing diperas untuk mengambil sarinya kemudian disaring untuk memisahkan ampasnya.
3. Kocok putih telur, campurkan dengan 1/2 sari belimbing tadi. setelah tercampur rata dicampur kembali dengan sisa sari buah belimbing.
4. Rebus sari buah di atas kompor, tambahkan gula pasir sambil diaduk-aduk sampai semua gula larut. buang buih yang timbul dipermukaan larutan.
5. Diamkan larutan selama 24 jam.
6. Setelah itu, sirup disaring dengan menggunakan kain saring.
7. Panaskan kembali larutan sampai hampir mendidih kemudian masukan kedalam botol yang telah disterilisasi. Tutup botol dengan menggunakan alat penutup botol.
8. Panaskan botol di dalam air mendidih selama 30 menit. Setelah itu botol diangkat dan diletakan pada posisi terbalik selama 15 menit. Jika terjadi rembesan berarti tutup tidak rapat, maka harus diganti dan dipasteurisasi ulang.
9. Selanjutnya tutup diberi segel.
Jumat, 10 Juli 2009
Pembuatan Mie Belimbing Basah
Bahan :
Tepung belimbing, tepung terigu, tepung tapioka, garam, bawang putih, bubuk lada, bubuk kunyit, natrium karbonat, kalium karbonat, air
Peralatan :
Dandang, baskom, kompor, pisau, batu gerus, talenan, timbangan, kain kasa, roler press
Pengolahan :
Tepung belimbing, tepung terigu, tepung tapioka, bumbu, dan air dicampur hingga membentuk adonan, kemudian diproses dengan menggunakan alat penggiling mie, membentuk mie dengan ketebalan kurang lebih 2 mm dengan panjang 15 cm, setelah itu mie dikukus selama 5 menit.
Tepung belimbing, tepung terigu, tepung tapioka, garam, bawang putih, bubuk lada, bubuk kunyit, natrium karbonat, kalium karbonat, air
Peralatan :
Dandang, baskom, kompor, pisau, batu gerus, talenan, timbangan, kain kasa, roler press
Pengolahan :
Tepung belimbing, tepung terigu, tepung tapioka, bumbu, dan air dicampur hingga membentuk adonan, kemudian diproses dengan menggunakan alat penggiling mie, membentuk mie dengan ketebalan kurang lebih 2 mm dengan panjang 15 cm, setelah itu mie dikukus selama 5 menit.
Kamis, 09 Juli 2009
Pembuatan Mie Instan Belimbing
Bahan :
5 kg tepung belimbing, 5 Kg tepung terigu, 5 butir telur, baking powder, garam
Peralatan :
Oven tipe try dryer, timbangan, blender, pemanas air, kain saring
Pengolahan :
1. Campurkan tepung terigu dan tepung belimbing, backing powder, telur dan air.
2. Aduk campuran tersebut sampai rata dan kalis.
3. Giling adonan dengan alat pencetak mie.
4. Potong mie susuai selera.
5. Keringkan mie di dalam oven.
6. Mie kering dapat dikemas dalam plastik.
5 kg tepung belimbing, 5 Kg tepung terigu, 5 butir telur, baking powder, garam
Peralatan :
Oven tipe try dryer, timbangan, blender, pemanas air, kain saring
Pengolahan :
1. Campurkan tepung terigu dan tepung belimbing, backing powder, telur dan air.
2. Aduk campuran tersebut sampai rata dan kalis.
3. Giling adonan dengan alat pencetak mie.
4. Potong mie susuai selera.
5. Keringkan mie di dalam oven.
6. Mie kering dapat dikemas dalam plastik.
Pembuatan Tablet Sari Belimbing
Bahan :
10 kg belimbing segar, 1 kg gula pasir, asam sitrat, NaHCO3, dekstrin.
Peralatan :
Pisau, blender, kain saring, pengaduk, aluminium foil, alat pencetak tablet, loyang, dan timbangan.
Pengolahan:
1. Bagian pinggir belimbing dibersihkan, kemudian cuci dengan menggunakan air bersih.
2. Potong belimbing menjadi 4 atau 6 bagian, kemudian hancurkan dengan menggunakan blender.
3. Campurkan bubur belimbing dengan dekstrin pada konsentrasi 30%.
4. Keringkan campuran tersebut dengan menggunakan oven pada suhu 60derajat.
5. Bubur yang telah kering digiling sampai halus.
6. Serbuk belimbing dicampur dengan dekstrin, NaHCO3, asam sitrat dan gula/glukosa.
7. Setelah tercampur rata kemudian dilakukan pencetakan dengan menggunakan alat pencetak tablet.
10 kg belimbing segar, 1 kg gula pasir, asam sitrat, NaHCO3, dekstrin.
Peralatan :
Pisau, blender, kain saring, pengaduk, aluminium foil, alat pencetak tablet, loyang, dan timbangan.
Pengolahan:
1. Bagian pinggir belimbing dibersihkan, kemudian cuci dengan menggunakan air bersih.
2. Potong belimbing menjadi 4 atau 6 bagian, kemudian hancurkan dengan menggunakan blender.
3. Campurkan bubur belimbing dengan dekstrin pada konsentrasi 30%.
4. Keringkan campuran tersebut dengan menggunakan oven pada suhu 60derajat.
5. Bubur yang telah kering digiling sampai halus.
6. Serbuk belimbing dicampur dengan dekstrin, NaHCO3, asam sitrat dan gula/glukosa.
7. Setelah tercampur rata kemudian dilakukan pencetakan dengan menggunakan alat pencetak tablet.
Rabu, 08 Juli 2009
Pembuatan Belimbing Kering
Bahan :
Buah Belimbing
Peralatan:
Kompor, pisau, talenan, panci, bakul, timbangan, alat pengering, nampan, kantong plastik
Pengolahan:
1. Pilih belimbing segar yang utuh, bersihkan bagian pinggirnya. Setelah itu cuci bersih.
2. Iris belimbing setebal 2 cm.
3. Rebus irisan belimbing dalam air garam selama 15 menit.
4. Tiriskan belimbing dengan menggunakan bakul. setelah itu dikeringkan dengan menggunkan pengering tenaga surya. setelah kering dinginkan di atas nampan.
5. Belimbing kering dapat dikemas dengan menggunakan kantong plastik.
Buah Belimbing
Peralatan:
Kompor, pisau, talenan, panci, bakul, timbangan, alat pengering, nampan, kantong plastik
Pengolahan:
1. Pilih belimbing segar yang utuh, bersihkan bagian pinggirnya. Setelah itu cuci bersih.
2. Iris belimbing setebal 2 cm.
3. Rebus irisan belimbing dalam air garam selama 15 menit.
4. Tiriskan belimbing dengan menggunakan bakul. setelah itu dikeringkan dengan menggunkan pengering tenaga surya. setelah kering dinginkan di atas nampan.
5. Belimbing kering dapat dikemas dengan menggunakan kantong plastik.
Pembuatan Selai Belimbing
Bahan :
2 kg buah belimbing yang masih hijau
1 kg gula pasir
1/2 sdt vanilli
Peralatan :
Pisau, kompor, waskom, botol atau stoples.
Pengolahan :
1. Buang bagian pinggir belimbing.
2. Cuci buah belimbing hingga bersih.
3. Parut buah belimbing hingga menjadi bubur.
4. Campurkan buah belimbing dengan gula pasir.
5. Panaskan campuran tersebut sambil diaduk sampai rata sambil ditambahkan vanili.
6. Angkat adonan yang telah masak, dinginkan.
7. Masukkan selai kedalam botol.
Sumber : (Rahmat Rukmana. Belimbing. Yogyakarta : kanisus, 1996)
2 kg buah belimbing yang masih hijau
1 kg gula pasir
1/2 sdt vanilli
Peralatan :
Pisau, kompor, waskom, botol atau stoples.
Pengolahan :
1. Buang bagian pinggir belimbing.
2. Cuci buah belimbing hingga bersih.
3. Parut buah belimbing hingga menjadi bubur.
4. Campurkan buah belimbing dengan gula pasir.
5. Panaskan campuran tersebut sambil diaduk sampai rata sambil ditambahkan vanili.
6. Angkat adonan yang telah masak, dinginkan.
7. Masukkan selai kedalam botol.
Sumber : (Rahmat Rukmana. Belimbing. Yogyakarta : kanisus, 1996)
Pembuatan Manisan Belimbing
Bahan :
2 kg buah belimbing yang masih hijau
2 kg gula pasir
2 sdm garam
2 sdm kapur sirih
tawas, pewarna, dan air bersih secukupnya
Peralatan
Pisau, kompor, panci, pengaduk, garfu
Pengolahan
1. Bersihkan belimbing dari kotoran dan buang bagian pinggirnya kemudian segera dicuci dengan air bersih.
2. Tusuk-tusuk buah belimbing dengan garfu sampai tampak memar, lalu rendam dalam air garam selama 2 jam.
3. Cuci buah belimbing yang baru direndam hingga garam tidak melekat lagi.
4. Rendam buah belimbing dalam air kapur selama 12 jam.
5. Cuci kembali buah belimbing sampai bersih dan tidak mengandung kapur sirih.
6. Rebus air sambil masukan buah belimbing hingga lunak kemudian angkat dan tiriskan.
7. Campurkan buah belimbing dengan 1 kg gula pasir sambil diaduk hingga rata, lalu biarkan selama 2-3 malam sampai gula benar-benar larut dan mencair.
8. Tiriskan buah belimbing dari larutan gula.
9. Masak larutan gula sambil ditambahkan 1/4 gula pasir dan sedikit pewarna merah, lalu dinginkan.
10. Masukan buah belimbing ke dalam larutan gula tadi untuk direndam selama semalam, kemudian ditiriskan.
11. Masak kembali air gula sambil ditambah 1/4 kg gula, kemudian angkat dan dinginkan.
12. masukan buah belimbing ke dalam larutan gula untuk dibiarkan selama semalam. Perlakuan ini diulang sampai gulanya habis.
13. Panaskan buah belimbing sambil menambahkan gula, hingga akhirnya diperoleh manisan basah. bila akan dibuat manisan kering, maka manisan basah tadi dimasak hingga tidak mengandung larutan gula.
Sumber (Rahmat Rukmana. Belimbing. Yogyakarta: Kanisus, 1996)
2 kg buah belimbing yang masih hijau
2 kg gula pasir
2 sdm garam
2 sdm kapur sirih
tawas, pewarna, dan air bersih secukupnya
Peralatan
Pisau, kompor, panci, pengaduk, garfu
Pengolahan
1. Bersihkan belimbing dari kotoran dan buang bagian pinggirnya kemudian segera dicuci dengan air bersih.
2. Tusuk-tusuk buah belimbing dengan garfu sampai tampak memar, lalu rendam dalam air garam selama 2 jam.
3. Cuci buah belimbing yang baru direndam hingga garam tidak melekat lagi.
4. Rendam buah belimbing dalam air kapur selama 12 jam.
5. Cuci kembali buah belimbing sampai bersih dan tidak mengandung kapur sirih.
6. Rebus air sambil masukan buah belimbing hingga lunak kemudian angkat dan tiriskan.
7. Campurkan buah belimbing dengan 1 kg gula pasir sambil diaduk hingga rata, lalu biarkan selama 2-3 malam sampai gula benar-benar larut dan mencair.
8. Tiriskan buah belimbing dari larutan gula.
9. Masak larutan gula sambil ditambahkan 1/4 gula pasir dan sedikit pewarna merah, lalu dinginkan.
10. Masukan buah belimbing ke dalam larutan gula tadi untuk direndam selama semalam, kemudian ditiriskan.
11. Masak kembali air gula sambil ditambah 1/4 kg gula, kemudian angkat dan dinginkan.
12. masukan buah belimbing ke dalam larutan gula untuk dibiarkan selama semalam. Perlakuan ini diulang sampai gulanya habis.
13. Panaskan buah belimbing sambil menambahkan gula, hingga akhirnya diperoleh manisan basah. bila akan dibuat manisan kering, maka manisan basah tadi dimasak hingga tidak mengandung larutan gula.
Sumber (Rahmat Rukmana. Belimbing. Yogyakarta: Kanisus, 1996)
Langganan:
Postingan (Atom)
